Subscribe:

Ads 468x60px

Pages

Showing posts with label Penyakit. Show all posts
Showing posts with label Penyakit. Show all posts

Monday, January 18, 2016

Benarkah Ayam Penyebab Penyakit Tipes?

Penyakit tifus / orang jawa lebih suka menyebutnya dengan istilah tipes merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh bakteri. Bakteri penyebab penyakit tipes adalah Salmonella typhi yang sangat aktif ketika sudah menginfeksi tubuh manusia. Tipes sering terjadi pada anak-anak meskipun pada beberapa kasus ada juga orang yang mengalami penyakit ini. Anak-anak lebih sering mengalami tipes karena aktivitasnya yang kadang kurang menjaga kebersihan ataupun sering jajan makanan sembarangan. Belum sempurnanya sistem kekebalan anak juga menjadi faktor kenapa penyakit ini sering terjadi pada anak-anak. Anda perlu berhati-hati ketika anak anda atau saudara anda memiliki tanda-tanda gejala penyakit tipes, karena tipes merupakan penyakit berbahaya dengan angka kematian yang cukup tinggi.
Menurut data yang kami peroleh, penderita tipus mencapai 2, 16 juta kasus di seluruh dunia dengan angka kematian yang cukup tinggi yaitu 216.000. Asia merupakan benua yang memiliki tingkat resiko yang tinggi untuk mengalami penyakit tipes. Hampir 90% kejadian tipes tercatat terjadi di benua Asia. Indonesia sendiri juga memiliki catatan yang memprihatinkan dengan kasus kematian hingga 20 ribu orang per tahun dari 900 ribu kasus penyakit ini.

Penyebab Penyakit Tipes Pada Anak dan Orang Dewasa

Bakteri Salmonella typhi menjadi aktor utama dibalik kasus penyakit tipes. Lalu bagaimana seseorang bisa mendapatkan infeksi bakteri ini dalam kehidupan sehari-hari ? Faktor lingkungan menjadi pehatian penting ketika membicarakan penyakit tipes. Selama ini banyak orang yang tidak memperhatikan kebersihan lingkungannya sehingga bakteri ini berkembangbiak dengan baik disana. Berikut ini beberapa penyebab penyakit tipes yang perlu anda waspadai :
1. Fasilitas sanitasi yang kurang memadai Kita menyadari bahwa ada sebagian wilayah di Indonesia yang masih memiliki fasilitas sanitasi yang buruk. Di wilayah dengan fasilitas sanitasi yang kurang memadai tersebut seringkali bakteri salmonella berkembang diri dan mengkontaminasi lingkungan tempat tinggal manusia. Akses air bersih juga menjadi salah satu point penting yang harus diperhatikan oleh pemerintah dan dinas terkait mengingat air merupakan sumber kehidupan manusia.
2. Malas untuk cuci tangan Mungkin anda tidak menyadari bahwa 5 menit waktu anda untuk cuci tangan ternyata menyelamatkan hidup anda dari infeksi bakteri salmonella. Malas cuci tangan merupakan penyebab penyakit tipes yang tidak disadari banyak orang. Biasakan untuk selalu cuci tangan sebelum anda menyentuh makanan agar makanan tersebut tidak terkontaminasi dengan bakteri.
3. Makanan yang terkontaminasi Kejadian ini saring terjadi jika anda hobby untuk jajan diluar rumah. Anda tidak tahu kan bagaimana sesungguhnya proses pengolahan bahan makanan yang ada di dapur. Bagi sebagian restoran yang memiliki mutu tinggi mungkin akan memperhatikan proses produksi yang sehat, namun adapula yang cuek dengan hal ini. Bahan makanan yang dioleh bisa terkontaminasi dengan bakteri salmonella jika tidak dicuci terlebih dahulu. Air untuk memasakpun sebenarnya bisa menyebabkan kontaminasi tersebut, maka berhati-hatilah saat memilih tempat makan.
4. Menggunakan toilet umum Sulit untuk menghindari penggunaan toilet umum ketika anda melakukan perjalanan jauh. Bagaimanapun juga anda harus memperhatikan hal ini karena penggunaan toilet umum yang memiliki sanitasi buruk menjadi penyebab penyakit tipes yang memiliki prosentasi cukup tinggi. Urin atau tinja terkadang tidak dibersihkan secara tuntas di toilet umum sehingga anda perlu berhati-hati. Anda juga wajib mencuci tangan setelah selesai menggunakan toilet umum, jangan lupa juga menggunakan sabun / cairan pembersih yang aman bagi tangan anda.
5. Ayam juga bisa menyebabkan penyakit tipes Kondisi ini diungkapkan oleh Consumer Reports pada tahun 2009. Pada pernyataan tersebut dikemukakan bahwa 66 persen ayam yang diuji ternyata telah terkontaminasi bakteri salmonella atau campylobacter. Ayam sebenarnya tidak membawa bakteri salmonella, namun mudah untuk terkontaminasi bakteri ini. Untuk tindakan pencegah tipes karena ayam, usahakan untuk selalu memasak ayam dengan suhu 165 derajat untuk mematikan bakteri ini. Anda tidak boleh sama sekali untuk mengkonsumsi ayam yang undercooked.

Bagaimana Penyakit Tipes Didiagnosis?

Efek dari bakteri salmonella sebenarnya tidak serta merta dirasakan oleh pasien. Biasanya butuh waktu 3 hingga 7 jam ketika anda pertama kali makan makanan yang terkontaminasi bakteri salmonella. Bakteri ini akan menyerang usus kecil dan masuk ke darah ketika telah masuk melalui makanan yang terkontaminasi. Kemudian bakteri akan dikirimkan ke sumsum hati, limpa dan tulang melalui aliran sel darah putih. Biasanya pada saat itu pasien akan mengalami gejala awal seperti demam. Bakteri kemudian masuk kedalam sistem empedu dan jaringan limfatik usus. Pengecekan tinja biasanya akan mengetahui bahwa bakteri salmonella ada didalam tubuh manusia karena mereka perkembang dengan tingkat tinggi pada saat berada di saluran usus manusia. Sampel tinja biasanya digunakan dokter untuk membantu pengecekan diagnosis penyakit tipes, jika hal tersebut tidak berhadil biasanya dokter akan menggunakan sampel darah untuk melakukan diagnosis selanjutnya.

Mencegah Penyakit Tipes

Pepatah bilang mencegah lebih baik daripada mengobati, ya tentu saja karena biaya yang dikeluarkan saat mengobati biasanya lebih tinggi. Hal-hal sederhana sebenarnya cukup untuk langkah pencegahan penyakit tipes. Contoh paling sederhana adalah mencuci tangan sebelum makan, membersihkan diri setelah buang air besar maupun kecil, menjaga kondisi lingkungan, mengakses fasilitas sanitasi yang memadai, jangan makan ditempat sembarangan dan lain sebagainya.
Mengingat penyakit tipes sangat mudah untuk ditularkan maka anda perlua berhati-hati dalam melakukan kegiatan sehari-hari. Masih banyak sekali penyebab penyakit tipes yang tidak kita sadari dalam kehidupan sehari-hari, maka jagalah selalu kebersihan lingkungan disekitar tempat tinggal anda.

Tanda-Tanda Penyakit Tipes

Tidak lengkap rasanya jika setelah membahas mengenai penyebab penyakit tipes kita tidak membahas mengenai tanda-tanda penyakit tipes. Tipes atau kalau dalam dunia medis disebut dengan Typhoid fever merupakan suatu penyakit yang disebabkan oleh infeksi bakteri yang masuk kedalam tubuh manusia. Penyakit ini tergolong sebagai penyakit yang mudah untuk ditularkan kepada orang lain apabila tidak saling menjaga kebersihan.
Tipes menjadi suatu masalah yang cukup memprihatikan khususnya diwilayah Asia. Dibandingkan dengan negara-negara lain, Asia menjadi tempat terbesar yang memiliki penderita tipes terbanyak. Kita mulai dari akumulasi seluruh negara di bumi ini mencatatkan 2.16 kasus dalam satu tahun dengan jumlah kematian mencapai 216 ribu manusia. Di Indonesia sendiri ada 20 ribu kasus per tahun dengan angka kematian 900 ribu manusia. melihat data yang memperihatikan tersebut sepatutnya kita lebih menyadari betapa pentingnya untuk menghindari penyakit tipes. Bagaimana caranya ? kalau masalah pertolongan pertama berarti kita harus paham mengenai tana-tanda penyakit tipes yang harus segera ditangani sebelum permasalahannya semakin parah.

Tanda-Tanda Penyakit Tipes

Tipes merupakan penyakit yang disebabkan oleh bakteri yang bernama Salmonella typhi. Bakteri ini berkembang biak dengan baik ditempat-tempat kumuh atau wilayah dengan fasilitas sanitasi yang buruk. Alasan kenapa sanitasi buruk menjadi aktor utama dibalik terjadinya penyakit tipes adalah bakteri tersebut biasanya mengkontaminasi beberapa jenis makanan yang dicuci dengan air yang sudah terkontaminasi. Kebiasaan tidak cuci tanganpun menjadi penyebab penyakit tipes yang banyak dijumpai di masyarakat. Berikut ini tanda-tanda penyakit tipes pada tahap awal atau sekitar 2 hingga 5 hari :
1. Mengalami Diare
diare adalah tanda-tanda awal yang harus anda kenali sebagai ciri dari penyakit tipes. Pada saat seseorang selalu merasa mulas, maka perlu diwaspadai karena hal tersebut bisa saja menjadi gejala awal penyakit ini. Bagaimanapun juga ketika bakteri salmonella sudah masuk kedalam sistem pencernaan, bakteri-bakteri tersebut akan berkembangbiak secara cepat dan membuat perut pasien menjadi mulas. Sampel tinja atau urin biasanya digunakan untuk memastikan apakan seseorang mengalami tipes atau tidak.
2. Demam Yang Tinggi
tanda-tanda penyakit tipes selanjutnya adalah demam tinggi. Untuk demam biasa mungkin anda tidak akan merasakan kepala anda menjadi sangat pening. Pada pasien yang mengalami gejala awal tipes biasanya menderita demam tinggi hingga suhu badan mencapai 40 derajat celcius. Hal itu juga kadang disertai dengan gangguan pada sistem saraf.

Tanda-Tanda Penyakit Tipes Pada Anak

Anak-anak menjadi salah satu korban yang paling mudah diserang oleh bakteri salmonella. hal ini berkaitan dengan kebiasaan anak kecil yang suka membeli makanan sembarangan dan masih memiliki tingkat kesadaran yang rendah terhadap kebersihan lingkungan. Sistem kekebalan tubuh pada anak-anak juga menjadi faktor penentu karena pada umur yang masih belia kadang sistem kekebalan tubuhnya belum terbntuk secara sempurna sehingga bakteri dengan mudah menyerang tubuh anak kecil. Gejala awal tipes pada anak-anak biasanya ditandai dengan rasa menggigil disertai dengan rasa kebingungan bahkan sampai mengigau. Gejala lain yang terjadi pada anak-anak adalah bintik-bintik merah di dada seperti halnya gejala penyakit demam berdarah. Perlu anda ketahui juga bahwa penyakit tipes itu memiliki fase-fase dengan tanda-tanda yang berbeda. Berikut ini pembagian tanda-tanda penyakit tipes sesuai fase berdasarkan satuan minggu .
1. Minggu Pertama
Minggu pertama adalah waktu dimana bakteri salmonella masuk kedalam tubuh dan mulai beraksi. Pada saat bakteri masuk kedalam tubuh, bakteri ini akan dikirimkan ke bagian sumsum hati, tulang dan limpa oleh sel darah putih. Pada saat itulah muncul tanda-tanda penyakit tipes pada tahap awal. Berikut ini ciri-ciri yang muncul pada tahap awal / minggu pertama pasien mengalami tipes:
  • Pasien mulai mengalami demam, dengan suhu sekitar 39 hingga 40 derajat Celcius
  • Pasien mengalami sakit kepala
  • Badan pasien menjadi lemah
  • Pasien menjadi sulit makan, karena nafsu makan hilang
  • Pasien mengalami diare
  • Muncul bintik-bintik merah pada tubuh pasien
b. Pada Minggu Kedua
Pada minggu kedua bakteri sudah tumbuh di dalam sistem empedu dan jaringan limfatik usus. Biasanya dokter sudah bisa mendiagnosis tanda-tanda penyakit tipes ini dari sampel urin atau tinja pasien. Pada minggu kedua ini pasien mengalami gejala yang lebih berat dibandingkan dengan minggu pertama.
  • Sebagian pasien mangalami perut buncit
  • Demamnya semakin tinggi
  • Pasien menderita sembelit
  • terjadi penurunan berat badan yang signifikan
c. Pada Minggu Ketiga
Bila pasien penyakit tipes tidak ditangani dengan baik hingga pada minggu ketiga, resiko mengalami komplikasi menjadi lebih besar daripada sebelumnya. Pada minggu ketiga ini perkembangan bakteri salmonella semakin berbahaya dan mengakibatkan komplikasi dimana saat itu pasien mulai banyak mengigau. Bila dilihat dari kondisi fisik pasien, mata pasien menjadi seperti bergerak sendiri kerika mata terjaga.
d. Pada Minggu Keempat
Bila pasien ditangani dengan baik oleh tim medis, biasanya gejala komplikasi yang muncul pada minggu ketiga sudah membaik. Suhu tubuh pasien juga mulai kembali normal. Ini adalah proses anti klimaks yang juga sering terjadi pada pasien yang mengalami demam berdarah. Pada minggu ini biasanya pasien membutuhkan beberapa kali pengetesan laboratorium untuk memastikan bahwa penyakit tipes sudah membaik. Pada minggu ini juga ada kemungkinan pasien akan mengalami gejala penyakit tipes seperti sebelumnya jika ternyata masih ada bakteri salmonella yang berada dalam tubuh pasien.